Pertama Kali Tinggal Di Bali

1 Minggu Sebelumnya

Aku mendapat balasan surel untuk wawancara dari yayasan lingkungan hidup di Bali. Kemudian aku menjelaskan kepada ibuku tentang wawancara kerja dan betapa menariknya hidup dan bekerja di Bali. Ibuku menolak gagasan itu tetapi beberapa hari kemudian dia berbicara denganku dengan memberikan dukungannya.

21 Juli 2014

Aku terbang dengan maskapai Lion Air dari bandara internasional Husein Sastranegara Bandung. Sesampainya di bandara internasional Ngurah Rai Bali aku memilih naik Minibus Airport Transport Service. Sopirnya sangat ramah ketika aku menunjukkan kepadanya alamat tempat-tempat yang harus aku kunjungi di Bali.
Dalam perjalanan aku bingung tempat mana yang harus aku kunjungi terlebih dahulu dan aku memutuskan untuk mengunjungi Tempat Kos di Puri Nusa Dua setelah menanyakan kepada om sopir tentang jarak antara Tempat Kos dan Yayasan ROLE. Aku menemukan kamar kosong dengan harga bagus.
Sebuah gerbang tersembunyi di Bandara Ngurah Rai
Sebuah tempat parkir yang di selubungi tumbuhan

Wawancara

Wawancara di Yayasan ROLE diatur pada jam 3 sore tapi aku tiba di sana sekitar jam 1 - 2 siang. Aku bertemu Ms Elly dan Ms Kim dan kami berbicara di atas Eco-Park di sebuah tempat yang disebut Warung oleh Ms Elly. Ms Elly menjelaskan pekerjaan di ROLE Foundation dan tentang ROLE Foundation sendiri. Dia juga bertanya tentang keterampilanku dan latar belakangku. Ms Kim sangat lancar berbahasa Indonesia dan dia membantu menerjemahkan percakapan.

Pengalaman Pertamaku Tinggal Di Bali

Setelah wawancara selesai, aku meninggalkan ROLE Foundation dan aku menuruni jalan kecil yang damai di Celagi Nunggul sampai tikungan di jalan besar. Aku beristirahat di pos jaga dekat hotel / resort besar sambil melihat ke pantai yang biru. Setelah istirahat aku naik taksi dan aku pulang ke Tempat Kos di Puri Nusa Dua.
Aku membeli makanan dekat jalan di sore hari. Aku membeli minuman dan perlengkapan kamar mandi dari minimarket kemudian aku makan Ayam Goreng dengan Nasi dan Sambal Goreng dari warung.
Keesokan harinya aku membeli Mie Ayam untuk makan malam.

Kesimpulan

Hidup di Bali sangat menyenangkan, aku suka lingkungan dan budayanya. Aku menemukan ada begitu banyak pantai untuk dikunjungi dan untuk bersantai. Banyak bangunan arsitektur Hindu untuk dieksplorasi juga budaya Hindu murni untuk dipelajari.
    Travel
    July 26, 2014
    0

    Comments

    Search

    Contact Me