Hujan Poyan

Siang ini sehabis dzuhur cuaca terlihat cerah, namun tiba-tiba hujan turun dikala cahaya matahari sedang terik. Kalo orang sunda bilang kejadian ini adalah kejadian Hujan Poyan. Katanya biasanya suka muncul pelangi sehabis Hujan Poyan. Namun sayangnya Hujan Poyan ini tidak berlangsung lama, karena langit berubah jadi mendung dan hujan turun dengan lebat hingga sore hari. Aku terdiam berbaring di kasur sambil menikmati suasana gemericik air hujan yang turun dari genting di luar rumah. Tiba-tiba aku merasa lapar, aku bangun dan pergi ke dapur. Hmm, rupanya ibuku belum masak karena yang ada cuma nasi doang ga ada lauk pauknya. Aku ingat ada mi goreng di lemari dapur kemudian aku masak mi goreng dan laparku pun terobati. Aku keluar sebentar dan menyempatkan waktu foto-foto dan merekam video Hujan hari ini.
Suasana sehabis hujan di kaki Gunung Ciremai
Waktu menunjukkan pukul 5 sore, dan aku ingat aku belum menunaikan shalat asar. Tapi badan ini malas rasanya untuk pergi wudhu dan menunaikan shalat, mungkin karena aku masih kekenyangan sehabis makan. Lagian suasana nya dingin dan lagi PW uwel-uwel di kasur, hehe.


Oke deh sekian dulu curhatnya, aku mau menunaikan shalat asar dulu. Terima kasih buat kalian yang menyempatkan waktu berkunjung dan membaca tulisan ini. Akhir kata salut untuk kalian yang membaca tulisanku dari awal sampai akhir, hehe. Kurang dan lebihnya aku ucapkan terima kasih. Ciao!
Daily
October 14, 2018
0

Comments

Search

Contact Me