Pantai Pasir Putih Pangandaran Yang Indah

Setelah selesai melihat sunrise di pantai timur dan sarapan kami kemudian kembali ke penginapan. Dari penginapan kemudian kami beranjak ke Pantai Barat, kami sampai disana pukul 7.34 pagi dan ternyata sudah banyak sekali wisatawan yang bermain di pantai atau dengan kata lain sudah berjubel ribuan manusia memenuhi pantai barat.
Aku memfoto calon istriku di tengah hiruk pikuk pantai barat

Ke Pantai Pasir Putih

Kami di dekati oleh seseorang yang menawarkan jasa ke pantai Pasir Putih dengan cara naik perahu. Setelah berdiskusi kami memutuskan untuk pergi kesana.
Dan hari ini setelah baca-baca di internet ternyata kita bisa ke pantai Pasir Putih melalui cagar alam. Asiknya adalah kita bisa ke pantai Pasir Putih tapi jalan-jalan dulu menikmati keindahan cagar alam. Jika kita ingin lewat sini jangan lebih dari jam 5 sore karena tempat ini di tutup jam 5 sore. Oke deh, bisa jadi rekomendasi selanjutnya jika kita main ke Pangandaran lagi.

Di Pantai Pasir Putih

Singkat cerita kami sampai di pantai Pasir Putih dengan naik perahu dari pantai barat. Aku baru pertama kali berkunjung ke pantai pasir putih. Dari yang aku lihat pantainya benar-benar bersih, airnya biru kehijau-hijauan dan pasirnya putih gitu guys. Disini populasi wisatawan nya tidak seramai di pantai barat.
Aku di pantai Pasir Putih
Sayang sekali pemandangan di Pasir Putih agak sedikit terganggu dengan teronggoknya sebuah kapal penangkap ikan asing yang konon di tenggelamkan oleh menteri kelautan kita ibu Susi Pudjiastuti.
Kapal nelayan asing yang di tenggelankan di sekitar Pasir Putih
Tapi tampaknya itu tidak menjadi masalah yang berarti, malahan para wisatawan yang lagi mandi di pantai Pasir Putih atau lagi snorkeling berlomba-lomba menaiki kapal nelayan asing yang telah karam tersebut.

Kembali Ke Penginapan

Setelah puas bermain di pantai pasir putih kami kembali naik perahu untuk menuju pantai barat. Di perjalanan aku tak henti-hentinya berdoa agar kami selamat di perjalanan, aku benar-benar cemas melihat ombak yang lumayan besar berkali-kali menerpa perahu kami. Namun berkat kelihaian sang pemilik perahu yang mengendalikan perahu dengan tenangnya akhirnya kami selamat dan sampai di pantai barat. Di sepanjang jalan pulang kami melihat banyak yang menjual baju dan makanan khas pangandaran, ibuku membeli beberapa makanan tapi aku lupa lagi nama makanan nya. Sementara calon istriku membeli oleh-oleh Jambal Roti untuk keluarganya di rumah. Setelah itu kami sampai di penginapan, kamipun bergiliran mandi membersihkan diri.

Pulang

Sekitar jam 11 siang kami selesai beres-beres dan bersiap untuk pulang. Kami berpamitan kepada pemilik penginapan dan membayar sewa kamar nya. Biaya sewa kamarnya adalah Rp. 350.000 untuk dua kamar dari jam 3 pagi sampai jam 11 siang. Biaya yang cukup murah.
Dan kamipun pulang di siang hari itu, kami menikmati perjalanan pulang kali ini dan bisa melihat pemandangan sepanjang perjalanan dengan jelas.
Jam 7 malam kami sampai di rumah di Maja. Aku kemudian langsung mengantarkan calon istriku pulang ke rumah orang tuanya di Cicalung biar pulangnya ga kemaleman.

Flashback

Ini adalah cerita lanjutan dari cerita kami sebelumnya yaitu melihat sunrise di pantai timur. Dan buat yang ingin baca cerita sebelumnya bisa mengunjungi link berikut ini:
Melihat Sunrise Di Pangandaran Bersama Keluarga Dan Calon Istri
Travel
December 26, 2018
0

Comments

Search

Contact Me