Nenek Moyang Suku Indian Amerika Berasal Dari Indonesia?

Nenek Moyang Suku Indian Amerika Berasal Dari Indonesia?

  • Diterbitkan pada
  • May 12, 2020
  • Diposkan oleh
  • Eka Awaludin
Suku Indian atau disebut juga Native American sudah ada di benua Amerika ketika bangsa Eropa mendarat pertama kali disana pada abad ke 16. Mereka terdiri dari banyak suku dan tersebar di seluruh daratan benua Amerika. 
Di Amerika Utara suku Indian yang terkenal adalah suku Cherokee dan Apache, mereka mendiami wilayah yang sekarang disebut Amerika. Kemudian suku Eskimo yang mendiami wilayah yang selalu di selimuti salju yang sekarang disebut Alaska.
Di Amerika Tengah suku Indian yang terkenal adalah suku Maya yang mendiami wilayah yang sekarang disebut Meksiko Selatan, Semenanjung Yukatan, Honduras, dan Guatemala. Kemudian ada juga suku Aztec yang mendiami wilayah yang sekarang disebut Meksiko.
Di Amerika Selatan suku Indian yang terkenal adalah suku Inca yang tinggal di pegunungan Andes yang sekarang berada di wilayah negara Peru.
Lewat catatan geologis dan fosil yang ditemukan, peneliti menyimpulkan kalau mereka berpindah ke Benua Amerika melewati jembatan darat.
Daratan ini menghubungkan Benua Asia dengan Amerika Utara. Jembatan darat ini dikenal dengan nama Bering Land Bridge atau sekarang biasa disebut Selat Bering.

Teka-Teki Asal Indian

Menurut peneliti Suku Indian berasal dari benua Asia. Kehidupan mereka sangat bergantung pada alam, untuk bertahan hidup mereka mencari makanan dengan cara berburu dan mengandalkan hasil alam.
Peneliti menjelaskan, sekitar 23.000 tahun lalu, Suku Indian berbodong-bondong pindah dari Siberia menuju Amerika Utara. Mereka pun tinggal di sana selama ribuan tahun. Kemudian, kira-kira sekitar 13.000 tahun lalu Suku Indian terpisah menjadi dua kelompok. Ini adalah masa dimana es di Bumi mencair, sehingga jembatan darat Bering tenggelam.
Wanita Suku Indian
Kelompok Suku Indian yang terpisah inipun salah satunya tinggal di Amerika Utara, sementara kelompok lainnya menuju Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Penelitian ini juga menjelaskan asal tempat tinggal suku asli Amerika. Menurut penelitian DNA suku asli Amerika memiliki kesamaan dengan orang Asia Timur dan ras Australo-Melanesia.
Ras Australo-Melanesia adalah kelompok suku yang termasuk manusia yang berburu dan meramu di Asia Tenggara, penduduk Papua Nugini, Solomon Island, Vanuatu, dan suku asli Australia.
Baca Juga

8 comments:

  1. wah jangan2 saya suku indian hehehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin saja, saya juga suka penasaran sama leluhur saya. ๐Ÿ˜

      Delete
  2. Kemungkinan tetap ada tapi narasi yang dibangun di atas masih kurang banyak referensinya ��

    ReplyDelete
  3. Bukankah ras austromelanesia itu tidak termasuk orang Indonesia bagian barat, ya? Hanya orang-orang Indonesia bagian timur aja. Cuma ya namanya penelitian bisa keliru, gimana kalau sebaliknya? Peradabannya 23.000 tahun lalu dimulai dari Amerika Utara lalu menyeberang ke Asia? Hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul. Indonesia bagian barat itu lebih ke transisi atau percampuran biologis antara ras mongoloid dengan ras melanesia.
      Saya rasa teori itu sudah benar, Indian Amerika itu perawakan nya agak besar seperti orang eropa namun berkulit agak gelap seperti orang asia tenggara. Bukti kalau ada percampuran biologis ketika mereka migrasi. Berawal dari kawasan ras austromelanesia melewati kawasan ras mongoloid dan kaukasoid, jadilah indian amerika sekarang ini.

      Delete