Tentang

  • Diterbitkan pada
  • February 26, 2020
  • Diposkan oleh
  • Eka Awaludin
A dreamer, man of nature. Nama saya Eka Awaludin, lahir di Majalengka 04 Oktober 1986. Seorang manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Mencintai alam, musik, literasi, fotografi, desain, Juventus, HTML, CSS, keheningan pagi dan juga istri. Tinggal di Maja, sebuah kota kecil di kaki gunung Ciremai.

Hobi

Menikmati Alam

Saya lahir dan di besarkan di desa Mekarwangi. Mandi di sungai, ngaliwet di hutan atau di pinggir sungai, nyari sarang burung dan buah-buahan liar ke hutan adalah aktivitas yang sering saya lakukan bersama teman-teman saya ketika pulang sekolah waktu kecil.
Melihat hijaunya pemandangan, melihat dan merasakan air sungai yang jernih, melihat hamparan awan dari puncak gunung, melihat dan merasakan embun yang berkilauan di terpa sinar mentari pagi, melihat dan merasakan pagi berselimut kabut di musim hujan, merasakan angin semilir pegunungan, mendengar kicauan burung, mendengar gemericik hujan, menghirup udara segar, merasakan hangat dan lembutnya sinar mentari pagi, menikmati suasana senja dan melihat matahari terbenam di musim panas, adalah anugerah terindah yang bisa membuat diri saya tenang dan merasa lebih baik.

Dengerin Musik

Dari kecil hingga sekarang saya selalu di temani musik. Pertama kali saya menyukai musik adalah ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, ketika itu ayah saya membelikan saya Radio Tape Polytron. Kemudian saya sering mendengarkan stasiun radio yang memutar musik-musik pop dan melayu. Saya masih ingat band-band yang sering saya dengarkan dari kecil hingga sekarang.
Di waktu sekolah dasar saya mengenal DOT, yang vokalisnya Eza Yayang. Terus grup Rap/Hip-hop NEO. Sisanya lupa lagi, udah lama sih terus kebanyakan jaman 93 - 99 itu musik di tanah air ini masih di dominasi musik Malaysia kalo ga salah.
Terus beranjak ke waktu SMP, disini saya mulai mengenal musik barat. Kebetulan orang tua pasang antene parabola, dan waktu itu stasiun-stasiun luar negeri seperti CNBC, HBO, Cinemax, MTV (Singapura) masih bisa ditangkap dengan parabola. Saya sering banget nonton MTV (Singapura), dan artis-artis yang masih saya ingat sampe sekarang yaitu Backstreet Boys, West Life, Britney Spears, The Corrs. Terus kalo nonton MTV (Singapura) selalu nungguin dan kepo jadwal nya VJ dari Indonesia idola saya yaitu Sarah Sechan, keren dan bikin bangga banget pokoknya. Kemudian band lokal favorit yang sering saya denger di radio dan selalu pinjem kaset-nya sama temen yaitu Sheila On 7. Masa itu benar-benar Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki.
Waktu SMA udah ga ada tuh channel-channel luar negeri, jadi lanjut cuma bisa liat acara musik TV lokal, dengerin radio lagi sama beli kaset. Waktu itu jaman nya band lokal lagi booming, yang masih saya ingat itu Slank, Ada Band, Mocca, Flanella, banyak sih sebenernya tapi saya lupa lagi. Kemudian band barat-nya yang masih saya ingat dan saya beli kaset-nya yaitu Coldplay dan Blink-182.
Jaman kuliah tahun 2005 itu udah masuk jaman-nya PC, laptop, digital MP3 player, dan internet. Cari lagu itu bisa lewat internet atau tukeran/minta lagu sama temen lewat flashdisk. Disini saya mengenal banyak band-band indie dalam dan luar negeri. Seperti : The Milo, Story Of The Year, Yellowcard dan Saosin.
Dan sekarang tahun 2020 udah jaman-nya Spotify. Ga usah nyari lagu lagi sekarang mah, cukup nyari playlist yang cocok sama suasana kita. 😅
Musik menemani saya belajar, menemani saya di perjalanan, sampai mau tidur juga harus mendengarkan musik dulu. Music is life. 

Literasi

Saya suka membaca dan juga suka menulis. Dari waktu sekolah dasar sampai SMP saya sering ke perpustakaan buat baca-baca buku cerita dan fiksi. Yang paling saya ingat itu cerita petualangan Dr. Karl May yang menceritakan petualangannya di Amerika bersama suku Indian dalam buku Winnetou, dan petualangannya di daerah Balkan dalam buku Di Pelosok-Pelosok Balkan.
Waktu SMA dan kuliah saya jarang ke perpus, kesukaan saya adalah beli dan baca koran/majalah olahraga.
Pengalaman saya menulis, paling menulis materi pelajaran sekolah sama menulis di buku diary, haha. Saya ga bakat jadi penulis sih sebenernya, masih perlu belajar banyak.
Sekarang saya menulis apapun di blog ini, tapi itupun jika saya sedang dapat inspirasi dan dapet mood untuk menulis.
Click to Expand