CMD dan PowerShell

CMD dan PowerShell.

Kalau kamu pakai Windows setiap hari, kamu pasti sudah familiar dengan klik kanan, drag dan drop, dan navigasi pakai mouse. Tapi pernahkah kamu berpikir bahwa ada cara yang lebih cepat dan lebih powerful untuk melakukan hal yang sama? Itulah kenapa ada command line.

Bayangkan kamu harus rename 50 file sekaligus, salin semua file .pdf dari satu folder ke folder lain, atau cari file yang berisi kata tertentu. Dengan mouse, kamu butuh waktu cukup lama. Dengan command line, semua itu bisa selesai dalam satu baris perintah.

Command line bukan cuma untuk programmer atau hacker. Ini untuk siapa saja yang ingin lebih produktif pakai komputer.

Apa Itu CMD dan PowerShell?

Windows punya dua "mesin" command line:

CMD dan Powershell

CMD dan PowerShell.

CMD (Command Prompt):

  • Warisan dari DOS (Disk Operating System) era 80-an.
  • Sederhana, ringan, masih banyak dipakai.
  • Banyak script lama yang masih pakai format .bat.

PowerShell:

  • Pengganti CMD yang lebih modern.
  • Bisa akses fitur Windows yang tidak bisa dijangkau CMD.
  • Lebih cocok untuk automasi dan administrasi sistem.
  • Sekarang jadi default di Windows 10/11 (Windows Terminal).

Yang harus kamu tahu, kedua-duanya masih berjalan di Windows modern. CMD tidak akan hilang, tapi PowerShell adalah masa depan.

Cara Membuka Terminal

Membuka CMD:

  1. Tekan Win + R
  2. Ketik cmd
  3. Tekan Enter

Atau klik tombol Start/Search, kemudian ketik "Command Prompt" lalu tekan Enter.

Tampilan CMD

Tampilan CMD

Membuka PowerShell:

  1. Klik kanan tombol Start
  2. Pilih "Windows PowerShell" atau "Terminal"
  3. Tekan Enter

Atau klik tombol Start/Search, kemudian ketik "PowerShell" lalu tekan Enter.

Tampilan PowerShell

Tampilan PowerShell

Command Dasar yang Sama

Banyak command yang bisa dijalankan di CMD maupun PowerShell. Berikut yang paling sering dipakai:

01. cd - Pindah Direktori

cd di CMD

cd Command di CMD

cd Command di PowerShell

cd Command di PowerShell

cd singkatan dari Change Directory. Sama di CMD dan PowerShell.

02. dir (CMD) / ls atau Get-ChildItem (PowerShell) - Lihat Isi Folder

dir di CMD

dir Command di CMD

ls di PowerShell

ls Command di PowerShell

PowerShell lebih rapi dan informatif.

03. mkdir atau md - Buat Folder Baru

mkdir proyek-baru
mkdir "folder dengan spasi"

04. rmdir atau rd - Hapus Folder

rmdir proyek-lama           (hanya folder kosong)
rmdir /s folder-besar       (hapus folder + isinya dengan konfirmasi)
rmdir /s /q folder-besar    (hapus folder + isinya tanpa konfirmasi)

05. del (CMD) / Remove-Item (PowerShell) - Hapus File

del file-tidak-dipakai.txt
del *.tmp
Remove-Item file-tidak-dipakai.txt
Remove-Item *.tmp

06. type (CMD) / Get-Content atau cat (PowerShell) - Lihat Isi File

type Command di CMD

type Command di CMD

cat Command di PowerShell

cat Command di PowerShell

Command Khusus CMD

01. ipconfig - Lihat Konfigurasi Jaringan

ipconfig

ipconfig Command

02. ping - Cek Koneksi ke Server

ping Command

ping Command

03. tasklist - Lihat Proses yang Berjalan

tasklist Command

tasklist Command

04. taskkill - Matikan Proses

taskkill Command

taskkill Command

taskkill /im chrome.exe
taskkill /pid 1234

05. systeminfo - Lihat Info Sistem

systeminfo Command

systeminfo Command

Output akan menampilkan versi Windows, processor, RAM, dan info hardware lainnya.

Command Khusus PowerShell

PowerShell punya cmdlets (command-lets) dengan format KataKerja-Nama. Ini membuatnya lebih mudah dipahami.

01. Get-Process - Lihat Proses Berjalan

systeminfo Command

Get-Process Command

02. Stop-Process - Matikan Proses

Stop-Process -Name chrome
Stop-Process -Id 8128

03. Invoke-WebRequest - Download dari Internet

Invoke-WebRequest -Uri "https://example.com/file.zip" -OutFile "file.zip"

Tips untuk Pemula

01. Mulai dari CMD Dulu

Kalau kamu benar-benar baru, mulai dengan CMD. Konsepnya lebih sederhana dan banyak tutorial lama pakai CMD. Setelah nyaman, pindah ke PowerShell.

02. Pakai Tab untuk Auto-Complete

Di CMD dan PowerShell, tekan Tab untuk melengkapi nama file atau folder. Di PowerShell, kamu juga bisa tekan Ctrl + Space untuk melihat semua opsi.

03. Gunakan Arrow untuk Riwayat

Tekan ↑ dan ↓ untuk navigasi perintah yang sudah dijalankan sebelumnya.

04. Salin dan Paste

  • CMD: Klik kanan untuk paste. Untuk salin, blok teks lalu Enter.
  • PowerShell: Ctrl+C untuk salin, klik kanan untuk paste (atau Ctrl+V di Windows Terminal).

05. Jangan Takut Error

Kalau kamu dapat error, baca pesan errornya. Biasanya sudah jelas apa yang salah. Contoh: The system cannot find the file specified. Artinya file yang kamu mau tidak ada di folder itu.

06. Mulai dari Perintah Sederhana

Jangan langsung coba script panjang. Mulai dari:

  • cd untuk navigasi
  • dir/ls untuk lihat isi folder
  • mkdir untuk buat folder
  • type/cat untuk lihat file

Setelah itu coba yang lebih kompleks.

07. PowerShell Lebih Aman untuk Dipelajari Sekarang

Microsoft sudah menjadikan PowerShell sebagai default. Windows Terminal (app modern dari Microsoft) juga pakai PowerShell. Mulai dari PowerShell tidak akan sia-sia.

Penutup

CMD dan PowerShell adalah dua sisi mata uang yang sama: keduanya memungkinkan kamu berinteraksi dengan Windows lewat teks. CMD lebih tua dan lebih sederhana, PowerShell lebih modern dan lebih powerful.

Untuk pemula di 2026, rekomendasi saya adalah mulai dengan PowerShell. Lebih banyak fitur, lebih didukung Microsoft, dan lebih relevan untuk kerja modern. Tapi tidak ada salahnya juga belajar CMD, karena CMD masih cukup banyak digunakan.

Langkah selanjutnya: buka PowerShell sekarang, coba 5 command dasar (cd, ls, mkdir, cat, Get-Process), dan lihat apa yang terjadi. Praktik langsung adalah cara terbaik untuk belajar.