Jampe jampe harupat, geura gede geura lumpat. Sing jauh tina maksiat, ngarah salamet dunya akherat. Jampe Harupat adalah mantra Sunda kuno yang diucapkan orang tua pada anak balita sebagai doa agar cepat besar, kuat, menjauhi maksiat, dan selamat dunia akhirat, dengan keyakinan bahwa pengucapan rutin akan menjadi sugesti positif untuk tumbuh kembang anak.
Indonesia, Gemah Ripah Repeh Rapih. Indonesia subur, makmur, cukup sandang pangan, damai, rukun, aman sentosa.
N-Gon dalam dunia 3D Modeling adalah, sebuah bagian, atau faces yang mempunyai lebih dari 4 titik, sudut, atau sisi. Dalam Basa Sunda, Enggon adalah tempat tidur, kamar tidur, atau tempat istirahat.
Suku Badui yang di anggap sebagai nenek moyang Suku Sunda, sangat menutup diri dari dunia luar, terutama Badui Dalam. China dalam politiknya juga sangat menutup diri dari dunia luar. Apakah Sunda adalah komunitas yang dibangun oleh bangsa China? Sangat misterius sekali.
China mempunyai Kota Terlarang yang dulunya merupakan kediaman para Kaisar dan Bangsawan. Suku Badui juga mempunyai daerah terlarang yaitu Badui Dalam yang sangat menghindari pengaruh luar dan sangat menjaga tradisi serta aturan adat mereka.
Membaca atau mendengar kata Badui, saya terkadang jadi ingat Bedouin.
Suku Badui termasuk sub-suku dari suku Sunda, mereka dianggap sebagai masyarakat Sunda yang belum terpengaruh modernisasi atau kelompok yang hampir sepenuhnya terasing dari dunia luar.
Alat musik gesek Sunda, Tarawangsa, mengingatkan saya kepada alat musik gesek China, Erhu. Dan alat musik petik sunda, Kacapi, mengingatkan saya kepada alat musik petik China, Guzheng. Saya ingat waktu kecil saya sering melihat alat-alat musik China tersebut di Film Mandarin.
Suku Hui adalah salah satu etnis minoritas di China yang sebagian besar beragama Islam. Hui, dalam Basa Sunda adalah nama makanan tradisional sejenis umbi-umbian. Apa ada hubungannya ya? Banyak sekali misteri yang berkaitan dengan China di budaya Sunda.
Personal life, science, thoughts, experiences, stories, and ideas.
Blok Kamis RT/RW 05/02, Maja Utara, Maja, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia, 45461
Eka Awaludin 2007-2026.